Home

Jelajahi Warisan Sejarah & Budaya Deroduwur

Dalam bahasa Jawa Kuno, kata Dero bisa dikaitkan dengan kata Dro atau Jro yang pernah disebut dalam prasasti Rukam ” wanua i dro” atau Desa wilayah dalam yang biasanya menjadi tempat penting bagi kerajaan. Diyakini Deroduwur bahkan terkait dengan silsilah kerajaan Mataram.

News

Update Terbaru

About Us

Sejarah

Dulunya, desa ini terkenal dengan hutan-hutan yang rimba. Bahkan karena terletak jauh dari pusat kota wonosobo dan terpelosokkannya desa ini, kendaraanpun tidak dapat melaluinya. sekitar tahun 1930an desa ini sempat menjadi tempat singgah beberapa Kiai Besar Wonosobo, di antaranya mbah Hasbullah, Kiai Asy’ari, Kiai Abu Na’im(mbah Bunangim), syaikh Suhaimi dan beberapa lainnya. Akan tetapi, sekarang berkat adanya ulama-ulama yang berdakwah desa ini pun mengalami perkembangan cukup pesat hingga tersedia fasilitas-fasilitas peribadatan dan pendidikan .

Wisata Religi Hingga Hasil Bumi

Ciplukan

Buah yang kini langka, ciplukan ternyata masih bisa ditemui di Deroduwur. Pengunjung bisa menikmati buah yang unik ini dalam kemasan menarik.

Makam Ulama

Makam ulama besar KH Muntaha Al Hafidz dan keluarga berada di Desa Deroduwur, membuat desa Deroduwur dikenal sebagai desa wisata religi.

Perayaan Tahunan

berbagai perayaan tahunan seperti tumpengan juga dihelat di dero duwur

Testimonials

Kata Mereka

Kami Proyeksikan Deroduwur jadi wisata Sejarah dan Religi di Jawa tengah

Gubernur Ganjar Pranowo

Kekayaan Sejarah dan budaya Deroduwur menjadi sebuah keunikan yang patut digali.

Sekretaris Daerah Wonosobo, One Andang
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai